Book Review : All That is Gone by Pramoedya Ananta Toer

Title : All That is Gone
Author : Pramoedya Ananta Toer
Published by : Penguin Books
Pages : 255 Pages
Published on : January 25, 2005
Format : Paperback (Periplus)
Started on : September 21, 2014
Finished on : September 22, 2014
Rating : 3 of 5 stars!











Summary :
Pramoedya Ananta Toer’s transcendent novels have become part of the world literary canon, but it is his short fiction that originally made him famous. The first full-size collection of his short stories to appear in English, All That Is Gone draws from the author’s own experiences in Indonesia to depict characters trying to make sense of a war-torn culture haunted by colonialism, among them an eight-year-old girl soon to be married off by her parents for money and an idealistic young soldier who witnesses the savage beating of a man accused of being a spy. Though violence and brutality pervade these tales, there is present throughout a profound sense of compassion—an extraordinary combination of despair and hope that gives All That Is Gone rare power and beauty.

Review :
Read in english, write the review with Indonesian Languange

All that is Gone adalah karya dari Bung Pram yang pernah menghiasi di Indonesia diterbitkan oleh Penguin books tahun 2005. Buku ini berisi 8 cerita pendek yang diterjemahkan dari dua buku kumpulan cerita pendeknya, Cerita dari Blora (terbit 1952, dilarang beredar pada tahun 1976), dan Subuh, (1951). tujuh cerita awal diambil dari cerita Blora dan satu cerita dari Subuh. Saya akan mengupas masing-masing Cerita pendek didalam buku ini dan cerita mana yang memikat hati saya

All That is Gone
Kisah seorang anak laki-laki yang tumbuh besar dari kenangan-kenangan yang pernah diingatnya seperti pernah diasuh oleh Pembantu bernama Nyi Kin dan pembantu lainnya yang silih berganti, disatu sisi ia menuntut ayah dan ibunya untuk hidup bersama-sama padahal terkadang ia susah sekali mencari ayahnya yang tidak kunjung pulang. pada akhirnya ia menerima sesuatu itu bisa jadi tidak sesuai realita

Cerita kedua yaitu Inem mengisahkan tentang seorang gadis kecil bernama Inem yang berusia 8 tahun yang merupakan pembantu dan juga teman kecil si tokoh utama ini disuru menikah sama orangtuanya. Menikahnya pun tidak tanggung-tanggung dengan pria bernama Markaban yang berusia 17 tahun.. Pada akhirnya Inem harus menemui kenyataan menyakitkan ia harus menjadi janda di usia 9 tahun dan ibu tokoh utama tidak mampu berbuat apa-apa untuk menolongnya karena mempertahankan nama baik keluarga =___=a

In Twilight Born
Cerita ini mengisahkan tokoh utama yang sudah mulai beranjak remaja. Ia menceritakan di lingkungan rumahnya sendiri tinggallah beberapa anak angkat yang juga disekolahkan. Salah satu anak angkat tersebut suka menyatakan pendapatnya terutama mengkritisi isu politik dan sosial. Sang Bapak juga aktif di organisasi sosial yang di luar rumah. Si tokoh utama sangat mengagumi apa yang dilakukan oleh mereka dan terakdang mengikuti mereka tanpa paham apa maksudnya. Pada suatu ketika situasi sosial politik berubah dan mengakibatkan keadaan ekonomi keluarga menjadi sulit. Tidak tahan dengan tekanan kakak angkat yang menjadi panutan malah sering pergi meninggalkan rumah dengan pergi ke kota lain ataupun bermain judi. Bapak juga sering pergi meninggalkan rumah dengan dalih menenangkan diri, pergi ke kota lain atau bermain judi untuk menghilangkan tekanan pikiran. Tinggal Ibu yang berjuang dari hari ke hari menyambung hidup rumah tangga dengan tenaganya. Hingga pada suatu saat di senja hari, sang Ibu, dengan ditemani seorang bidan, berjuang sendiri melahirkan anak keempat.

Circumcision
Kisah ini menceritakan tentang harapan sederhana seorang bocah yang harus pupus oleh kesadaran bahwa untuk mencapainya ternyata diperlukan biaya atau kekayaan yang besar, dimana kondisi itu jauh dari kenyataan hidupnya. Ia berandai-berandai ketika dia berhasil disunat maka akan menjadi seorang muslim yang taat dan akan lebih sempurna lagi jika ia bisa naik haji

Revenge
Disini dikisahkan si tokoh utama sudah beranjak dewasa dan memutuskan untuk menjadi tentara di awal-awal masa kemerdekaan. Ketika suatu saat dia dan kumpulannya menangkap orang yang dicurigai seperti mata-mata ia akhirnya memikirkan kembali apakah menjadi tentara benar-benar jalan yang tepat untuknya?

Independence day
Cerita keenam di buku ini mengisahkan tentang seorang mantan veteran yang bernama Kirno yang menjadi cacat karena kedua kakinya harus diamputasi dan matanya menjadi buta sehingga selamanya ia harus hidup dengan kursi roda dan bantuan orang lain. Ia menangis mendengar kemerdekaan indonesia di radio karena tidak bisa menikmatinya dengan gegap gempita yang ada. Ia memutuskan untuk menyendiri di tempat penampungan orang cacat supaya tidak memberatkan mantan tunangannya dan juga keluarganya yang harus senantiasa mengurusnya

Acceptance
Ini cerita yang paling bagus menurut saya! Cerita yang mengisahkan sebuah keluarga yang terdiri dari ayah dan anak-anaknya (Sri, Diah, Husni, Hutomo, dan Kariadi) yang merupakan keluarga sederhana di masa kedatangan Jepang dan perang revolusi di awal kemerdekaan. nasib keluarga ini menjadi terseret naik turun mengikuti pergantian ideologi saat itu entah Nasionalis ataukah Sosialis? Semua keberuntungan dan kesedihan datang silih berganti menghampiri keluarga itu. mulai adik dan ayah yang meninggal, adik yang menjadi golongan sosialis dsbnya. Dan, nasib keluarga ini begitu tragis hingga Sri, dari sudut mana narator bercerita, menumbuhkan sikap ‘acceptance‘ lebih supaya bisa bertahan hidup dari segala masalah yang pernah terjadi pada mereka

The reward of marriage
cerita tentang harapan dan kenyataan yang diinginkan oleh soelaiman. Agak aneh sii yang ini banyak tentang angan2 yang diinginkan soelaiman mungkin karena disini ia seorang penulis cerita kali ya


yahhh itu dia cuplikan dari masing-masing cerpen di buku ini. Saya mengakui banyak sekali isu-isu yang diangkat dalam buku ini mulai dari politik dan sosial budaya. Sekilas mirip dengan Nyanyian Malamby Ahmad Tohari tapi saya lebih suka yang Ahmad Tohari sii karena penggambaran setting dan tokohnya dirasa lebih kuat dibandingkan cerita ini. Di buku ini ada 4 cerita yang menarik hati saya namun yang paling memikat saya adalah cerita yang acceptance hehe.. jadi boleh saya berikan 3 dari 5 bintang cukup rasanya! ;

0 comments:

Post a Comment